Protestantisme

Bebas dari Hukum Taurat, Masih Perlu Persepuluhan?
Banyak yang mengira Era Kasih Karunia menghapus persepuluhan. Namun, teologi Reformed menegaskan: Anugerah tidak menjadikan kita pelit. Jika hukum menuntut 10%, kasih karunia justru menggerakkan hati untuk memberi lebih. Persembahan kini bukan lagi kewajiban ‘pajak’, melainkan respons penyembahan yang membebaskan dan penuh sukacita.

Mujizat dan Kemampuan Dalam Membangkitkan Orang Mati
Dalam teologi Calvinis, Allah berdaulat mutlak atas kehidupan. Karunia membangkitkan orang mati adalah tanda kerasulan yang telah berakhir (Cessationism). Pendeta berfungsi sebagai pelayan Firman, bukan pembuat mujizat fisik. Mujizat terbesar masa kini adalah regenerasi rohani: bangkitnya jiwa dari kematian dosa menuju hidup kekal melalui pemberitaan Injil.

Ekonomi Keinginan (eBooks)
The Economy of Desire” berpendapat bahwa kapitalisme bukan sekadar sistem ekonomi, tetapi sebuah kekuatan yang secara aktif membentuk dan mendistorsi hasrat manusia. Daniel M. Bell Jr. mengusulkan bahwa Kekristenan, melalui praktik belas kasih, menawarkan “ekonomi” tandingan yang menyembuhkan dan mengarahkan kembali hasrat kita kepada Tuhan

Baik Roh Tanpa Daging (eBooks)
Buku “Neither The Spirit without The Flesh” karya Steven W. Tyra adalah studi teologi historis yang padat. Resensi memuji buku ini sebagai kontribusi penting untuk studi eskatologi John Calvin. Tyra berargumen bahwa doktrin Calvin tentang visio Dei (melihat Tuhan) secara esensial membutuhkan kebangkitan tubuh (Flesh), bukan hanya pengalaman roh (Spirit).

Akar, Pergeseran, dan Masa Depan: Protestantisme Calvinis Menghadapi Era Disrupsi
Analisis ini menunjukkan pergeseran Calvinisme di GPI dan 12 GBM-nya , dari fokus doktrin konfesional ke orientasi ekumenis-kontekstual. Tantangan utama mereka kini adalah disrupsi eksternal (sosial, politik, ekologi, hukum) , bukan lagi perdebatan doktrin internal.

Lembaga-Lembaga Agama Kristen (eBook)
“Institutes of the Christian Religion” karya Calvin adalah magnum opus yang sistematis merangkum iman Kristen. Menjadi fondasi teologi Reformed, karya padat ini menguraikan doktrin kunci seperti kedaulatan Allah dan predestinasi, serta sangat memengaruhi Protestantisme.

Sejarah Protestantisme (eBook)
Karya klasik James A. Wylie, “The History of Protestantism”, adalah sejarah komprehensif pergerakan Protestan dari akar awalnya hingga penyebaran global. Dari perspektif evangelis yang kuat, buku ini menyajikan perjuangan kebenaran Alkitab melawan tirani kepausan, berfokus pada tokoh-tokoh sentral seperti Luther dan Calvin.

Beribadah Bersama Calvin (eBook)
“Worshipping with Calvin” oleh Terry L. Johnson mengkritik ibadah modern yang berpusat pada manusia. Ia mengangkat visi ibadah Calvin yang teosentris, sederhana, dan alkitabiah (Prinsip Regulatif). Buku ini adalah polemik yang mengajak gereja Reformed mengevaluasi kembali ibadahnya agar memuliakan Allah.

Api yang Tak Terpadamkan: Sejarah dan Evolusi Protestantisme dari Luther hingga Era Global
Protestantisme berawal dari protes Sola Scriptura Luther , yang memicu fragmentasi (Calvin, Zwingli ). Gerakan ini berevolusi melalui Pietisme dan Kebangunan Rohani , meledak secara global melalui misi dan Pentakostalisme , dan kini pusatnya bergeser dari Utara sekuler ke Global South.

Spiritualitas Pengudusan Kewargaan (eBook)
Proses “menjadi kudus” (pengudusan) bukan cuma urusan doa pribadi, retret, atau ibadah di dalam tembok gereja.
Bagi Calvin, pengudusan sejati justru terjadi di “pasar”—dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara, pedagang, hakim, pengrajin, atau orang tua. Iman Anda harus mentransformasi cara Anda bekerja, berpolitik, dan berkontribusi pada masyarakat (civic life).

Gereja yang Terus Bereformasi: Menghadapi Abad ke-21
Analisis ini menelusuri sejarah ekklesiologi Protestan, dari ‘kebenaran di atas kesatuan’ Luther yang memicu fragmentasi , hingga tantangan digital. Laporan ini membandingkan tata kelola global dengan inovasi di Indonesia (HKBP, GMIM, GKI) dan mengusulkan kerangka ‘ekklesiologi adaptif’ yang lincah, inklusif, dan misional sebagai ‘piramida terbalik’ yang melayani

Iman dalam Era AI (eBooks)
Dalam “Faith In The Age of AI”, Dan Scott berpendapat bahwa kemajuan pesat AI, meski meresahkan, bukanlah tantangan baru bagi iman. Dengan menengok pada kebijaksanaan kuno—dari Plato hingga St. Paul dan C.S. Lewis—Scott menunjukkan bahwa para pemikir masa lalu telah memberikan kerangka untuk memahami pertanyaan modern tentang kesadaran, realitas, dan kemanusiaan.

Analisis Penatalayanan (Stewardship) Protestan dan Benang Merahnya menuju Good Governance dan ESG
Artikel ini menganalisis evolusi “stewardship” Protestan, dari vocation individu (Luther) menjadi keadilan sosial (Wesley) dan kritik sistemik. Penatalayanan ini ditarik sebagai benang merah teologis yang menjadi fondasi bagi prinsip-prinsip modern Good Governance dan kerangka kerja ESG (Environmental, Social, Governance).